Bangkalan, 29 April 2026 Sejumlah kader anggota HMI menggelar kegiatan kajian _Public Speaking_ dengan tema “Be Active, Be Vokal : Membangun Kepercayaan Diri Melalui Public Speaking” yang berlangsung di salah satu tempat pusat keramaian kabupaten Bangkalan (Terminal Bangkalan) 29 april 2026
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ayunda Uswatun Hasanah salah satu akademisi potensial Universitas Trunojoyo Madura sekaligus putra daerah Bangkalan yang memiliki segudang prestasi dalam civitas akademik. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan public speaking (berbicara di khalayak umum) harus dimiliki oleh seluruh kalangan mahasiswa karena membawa dampak positif terhadap perkembangan kegiatan civitas akademika di kampus ataupun di luar kampus.
Namun di beberapa kalangan mahasiswa, public speaking ini tidak hanya digunakan untuk kegiatan civitas akademika saja, melainkan public speaking juga bisa dapat digunakan untuk melatih dari beberapa soft skill, salah satunya Untuk Pidato,puisi bahkan untuk menjadi MC di berbagai Acara formal maupun informal. Salah satu problem dalam dunia diskusi mahasiswa Bangkalan mulai meredup dikarenakan kurangnya pemahaman terhadap publik speaking, sehingga mahasiswa terkadang dalam menyampaikan ide atau gagasan mengalami kesulitan. Masalah yang biasanya timbul adalah grogi dan tidak percaya diri di muka umum. Faktor inilah yang menyebabkan dunia diskusi mahasiswa mulai meredup dan hampir jarang ditemui.
“Untuk melatih Publik speaking dapat dilakukan dengan cara menerapkan beberapa latihan salah satunya melatih untuk percaya diri dengan cermin dengan menerapkan bahasa, gestur tubuh, intonasi serta artikulasi yang tepat. “Ujar pemateri tersebut.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan praktek publik speaking setiap Audiens. Para anggota kader HMI, sangat antusias mengajukan pertanyaan dan mempraktikan Publik speaking.
Ketua umum HMI Komisariat Rato Ebhu, Moh. Nipan menyampaikan bahwa tujuan dari kajian publik speaking ini, adalah untuk meningkatkan budaya literasi di kabupaten Bangkalan. sekaligus menghidupkan kembali diskusi mahasiswa maupun anggota dan kader HMI. Kegiatan ini juga bertujuan untuk pembelajaran tidak harus di bangku perkuliahan akan tetapi pada pusat keramaian juga dapat diterapkan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, dunia diskusi mahasiswa kabupaten Bangkalan perlahan demi perlahan akan hidup. Serta menjadikan pembelajaran bagi setiap mahasiswa, Bahwa ruang belajar tidak hanya di kampus, melainkan belajar juga bisa di lakukan dimana saja, bahkan di tempat umum dan tempat keramaian tidak menjadi masalah.”ujarnya
Kegiatan kajian publik speaking ini ditutup dengan sesi foto bersama serta ditutup dengan diskusi hangat ala kader HMI,
Yakinkan dengan iman, usahakan dengan ilmu dan sampaikan dengan amal, Bahagia HMI
Jayalah Kohati











