BANGKALAN || timesmerahputih.com- Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada keluarga nelayan yang diduga meninggal akibat tersengat listrik sepulang melaut di Kelurahan Pejagan, Kecamatan Burneh.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti kehadiran pemerintah daerah di tengah musibah yang dialami warganya. Pemkab Bangkalan melalui BPBD hadir langsung di rumah duka untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, makanan siap saji, perlengkapan keluarga, serta sejumlah kebutuhan logistik lainnya yang diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban.
Lurah Pejagan, Abd Azis, S.E., mengatakan pihaknya masih mendalami kronologi peristiwa yang terjadi di kawasan Bandaran tersebut. Pendalaman dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari keluarga korban, pengurus RW, dan para saksi yang mengetahui kejadian.
“Kami akan mendalami kronologi peristiwa ini dengan meminta keterangan dari keluarga korban, pejabat RW, dan beberapa saksi. Keterangan tersebut nantinya menjadi dasar untuk menindaklanjuti peristiwa ini,” ujar Abd Azis.
Menurutnya, keterangan dari berbagai pihak tersebut penting untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa dugaan tersengat listrik yang dialami korban saat perjalanan pulang dari melaut.
Pemkab Bangkalan melalui BPBD juga berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada keluarga korban selama masa pemulihan pasca kejadian.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti peristiwa dugaan tersengat listrik yang menimpa nelayan asal Pejagan tersebut masih dalam tahap pendalaman lebih lanjut oleh pihak terkait.











