Revolusi Pelayanan Kesehatan Dimulai dari Sidoarjo: Wabup Mimik Kukuhkan 29 Kepala Puskesmas, Menyalakan Era Baru Pelayanan Humanis, Profesional, dan Berkelas Dunia

Sidoarjo, 1 Juli 2026 – Media Indonesia Times | Sebuah babak baru dalam transformasi pelayanan kesehatan Kabupaten Sidoarjo resmi dimulai. Di Pendopo Delta Wibawa, semangat perubahan itu bergema ketika Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengukuhkan 29 Kepala UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Rabu (1/7/2026).

Lebih dari sekadar prosesi pengukuhan pejabat, momentum tersebut menjadi deklarasi lahirnya paradigma baru pelayanan kesehatan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap kebijakan. Pelayanan yang cepat, ramah, profesional, inklusif, dan penuh empati kini menjadi fondasi utama yang akan menggerakkan seluruh puskesmas di Kabupaten Sidoarjo.

Di hadapan para kepala puskesmas yang baru dikukuhkan, Mimik Idayana menyampaikan pesan yang sarat makna. Baginya, jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas, ketulusan, dan pengabdian tanpa batas.

“Saya titip kepada kepala puskesmas yang dikukuhkan hari ini agar selalu ingat bahwa jabatan ini adalah ladang ibadah. Masyarakat yang datang ke puskesmas menginginkan pelayanan yang cepat, ramah, memperoleh informasi yang jelas, serta diperlakukan dengan baik,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa wajah pelayanan pemerintah sesungguhnya tercermin dari pengalaman masyarakat ketika memasuki puskesmas. Karena itu, Mimik mengajak seluruh tenaga kesehatan menghadirkan pelayanan yang tidak hanya mengobati penyakit, tetapi juga menghadirkan harapan, ketenangan, dan rasa dihargai.

Menurutnya, senyum yang tulus, sapaan yang hangat, dan kepedulian yang lahir dari hati memiliki kekuatan yang sering kali tidak dapat digantikan oleh teknologi ataupun fasilitas kesehatan yang modern.

“Layani masyarakat dengan senyuman. Bagi orang yang sedang sakit, senyum dan sapaan yang tulus bisa menjadi semangat bagi mereka untuk sembuh,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menegaskan bahwa seorang pemimpin harus hadir di tengah pelayanan, menyaksikan secara langsung denyut aktivitas puskesmas, mendengarkan kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan setiap pelayanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Sesekali panjenengan turun langsung melihat bagaimana pelayanan di puskesmas. Pastikan masyarakat sudah terlayani dengan baik, terutama pada bagian administrasi yang menjadi pintu pertama pelayanan,” pesannya.

Ia percaya bahwa budaya kerja yang unggul selalu berawal dari keteladanan seorang pemimpin. Disiplin, semangat melayani, serta kekompakan tim akan menjadi energi yang melahirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat.

“Kalau pimpinannya semangat dan disiplin, bawahannya juga akan mengikuti. Yang penting kompak. Kalau tim solid, pelayanan kepada masyarakat pasti akan semakin baik,” ungkapnya.

Selain fokus pada peningkatan mutu pelayanan, Mimik Idayana juga memberikan perhatian serius terhadap tantangan kesehatan masyarakat yang masih menjadi pekerjaan bersama, khususnya meningkatnya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) di wilayah Krian dan Porong.

Ia mengajak seluruh kepala puskesmas untuk memperkuat strategi promotif dan preventif melalui edukasi berkelanjutan, deteksi dini, pendampingan pasien, serta membangun kolaborasi yang lebih luas dengan seluruh elemen masyarakat.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mari kita basmi HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo melalui upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada masyarakat,” katanya.

Mimik optimistis, profesionalisme tenaga kesehatan yang dipadukan dengan pelayanan yang tulus akan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menghadirkan wajah birokrasi yang semakin humanis.

“Saya percaya dengan tenaga kesehatan yang profesional serta pelayanan yang tulus, masyarakat akan benar-benar merasakan hadirnya pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes., menegaskan bahwa pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan primer yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kualitas.

Ia berharap seluruh kepala puskesmas mampu membangun budaya organisasi yang inovatif, responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat, serta terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, bermutu, dan berkeadilan.

“Kami berharap seluruh kepala puskesmas dapat memperkuat manajemen pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan, serta memastikan setiap masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas,” ujarnya.

Pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas menjadi simbol lahirnya kepemimpinan baru yang membawa semangat transformasi. Dengan visi yang kuat, tata kelola yang profesional, serta dedikasi seluruh tenaga kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo optimistis mampu menghadirkan sistem pelayanan kesehatan primer yang semakin unggul, adaptif terhadap tantangan zaman, dan mampu menjawab harapan masyarakat.

Inilah langkah nyata menuju Sidoarjo yang semakin sehat, semakin maju, dan semakin berdaya saing. Ketika pelayanan publik dibangun di atas nilai kemanusiaan, profesionalisme, dan integritas, maka kesehatan bukan lagi sekadar layanan, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi, melayani, dan menyejahterakan setiap warganya. (Bagas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

BUPATI BANGKALAN APRESIASI DUKUNGAN PEMERINTAH PUSAT, DORONG PRODUKTIVITAS PERTANIAN TEMBUS 10 TON/HA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Bupati Bangkalan *Lukman Hakim, S.IP., M.H. menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian RI ...

Sinergi Cegah Stunting, Dinas Kesehatan Bangkalan Gandeng 22 Puskesmas Lewat Kampanye Video 

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menggelar Lomba Inovasi Video Akselerasi Capaian Imunisasi dan Kampanye GERMAS Pencegahan Stunting ...

BNNK Banyuwangi dan Lanal Banyuwangi Perkuat Sinergi P4GN melalui Audiensi

foto: Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat, S.H., S.I.K., M.M. (kanan), menerima cendera mata dari Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut ...

BERSATU CEGAH NARKOBA, POLRES BANGKALAN GANDENG DITBINMAS POLDA JATIM DAN BNN JATIM GELAR EDUKASI PELAJAR

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com- Dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, Polres Bangkalan menggandeng Ditbinmas Polda Jatim dan ...

POLRES BANGKALAN DALAMI PENYEBAB KEMATIAN PELAJAR DI KECAMATAN BLEGA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Polres Bangkalan saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan seorang pelajar yang meninggal dunia di wilayah ...

SATPOLAIRUD DAN LANAL BATUPORON EVAKUASI MAYAT PRIA 58 TAHUN DI PESISIR SELATAN BANGKALAN

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Satpolairud Polres Bangkalan bersama Lanal Batuporon bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait ditemukannya sesosok mayat di ...
error: Content is protected !!