Aduan Orang Tua Soal Pembelian Seragam di SDN 1 Morkoneng Kwanyar, FPB Minta Disdik Klarifikasi

BANGKALAN || timesmerahputih.com– Forum Pemuda Bangkalan (FPB) menerima aduan dari salah satu orang tua siswa terkait mekanisme pengadaan seragam di SDN 1 Morkoneng, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan.

Dalam aduannya, orang tua tersebut mempertanyakan adanya arahan agar pembelian seragam dilakukan melalui pihak sekolah. Ia menilai hal itu perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan beban bagi wali murid.
“Anak saya seharusnya sudah mendapatkan seragam. Tapi ada informasi agar membelinya di sekolah. Kami hanya ingin kejelasannya,” ujar orang tua siswa tersebut kepada Ketua FPB.
Menanggapi hal itu, Ketua Forum Pemuda Bangkalan meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan* untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi ke pihak sekolah.
“Kami menerima aduan dari masyarakat dan meneruskannya. Kami meminta Disdik Bangkalan turun untuk memastikan kebenarannya. Jika ada hal yang tidak sesuai aturan, tentu harus diluruskan. Jika tidak, biar ada penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi,”kata Ketua FPB.
Selain itu, FPB menegaskan belum bisa menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum ada hasil klarifikasi. Pihaknya juga mendorong SDN 1 Morkoneng memberikan penjelasan terbuka terkait mekanisme pengadaan seragam, apakah bersifat hibah, anjuran, atau pembelian.
“Kami berharap semua pihak bisa duduk bersama. Orang tua butuh kepastian, sekolah juga perlu ruang untuk menjelaskan,”tambahnya.
Terkait aduan tersebut, Kepala SDN 1 Morkoneng, Moh. Syaiful, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyatakan persolan tersebut sudah selesai.
“Mohon maaf pak, masalah itu sudah selesai. Sebab sudah dilaksanakan rapat dengan wali murid.” demikian tulisnya.
Namun jawaban satu kalimat itu justru memunculkan tanda tanya baru. Jika persoalan sudah “selesai”, mengapa masih ada orang tua yang mengadu ke FPB? Transparansi mekanisme pengadaan seragam, termasuk harga, sumber dana, dan dasar hukumnya, hingga kini belum dijelaskan secara terbuka kepada publik.
Publik kini menunggu langkah tegas Disdik Bangkalan untuk membongkar duduk perkara. Jangan sampai dalih “sudah rapat” menjadi tameng untuk menutup polemik yang justru harusnya dibuka seterang-terangnya.
(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...

Bupati Bangkalan Bersama TP PKK Beri Pengarahan dan Pembinaan Kader Kesehatan di UPT Puskesmas Kokop

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa. Sebagai wujud komitmen tersebut, ...

Tegaskan Sikap Kritis, ketua DPW P3muda jatim Minta DPP PPP Tak Abaikan Keputusan Mahkamah Partai demi Selamatkan PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Foto.Abdurrohman Wahed, S.H Ketua DPW P3Muda Jawa Timur SURABAYA – Dukungan kuat terhadap langkah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai ...
error: Content is protected !!